"Di-" Imbuhan atau Kata Depan?
Pilih penulisan yang benar — Anda langsung tahu jawabannya tepat atau tidak.
Digabung jika "di" adalah imbuhan pembentuk kata kerja pasif, dipisah jika "di" adalah kata depan penunjuk tempat. Latihan dengan contoh kalimat nyata.
Cara membedakan digabung dan dipisah
Digabung — "di" adalah imbuhan, kata dasarnya kata kerja, bisa diubah jadi bentuk aktif dengan "me-".
Dipisah — "di" adalah kata depan, kata setelahnya kata benda penunjuk tempat/posisi.
Contoh
Surat itu dibaca oleh Ibu. → dibaca = membaca = IMBUHAN, digabung
Buku itu ada di meja. → tidak ada kata "memeja" = KATA DEPAN, dipisah
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan "di" ditulis digabung dan kapan dipisah?
"Di" ditulis DIGABUNG dengan kata setelahnya jika berfungsi sebagai imbuhan pembentuk kata kerja pasif (contoh: dimakan, ditulis, dibaca). "Di" ditulis DIPISAH jika berfungsi sebagai kata depan yang menunjukkan tempat (contoh: di rumah, di sekolah, di atas meja).
Bagaimana cara cepat membedakan keduanya?
Coba ganti "di" dengan awalan aktif "me-". Jika kalimatnya tetap masuk akal (dimakan → memakan), berarti itu imbuhan dan harus DIGABUNG. Jika kata setelah "di" adalah kata benda tempat dan tidak bisa diberi "me-" (di rumah → tidak ada "merumah"), berarti itu kata depan dan harus DIPISAH.
Apakah semua kata setelah "di" yang berupa kata benda selalu dipisah?
Umumnya ya jika menunjukkan tempat atau posisi (di kantor, di depan, di sini). Tapi "di" tetap digabung jika kata dasarnya adalah kata kerja, meskipun terlihat seperti kata benda dalam bentuk pasif — misalnya "diberitahu", "dipertanyakan".
Mengapa aturan ini sering salah ditulis?
Karena secara pengucapan "di rumah" dan "dimakan" terdengar mirip pola bunyinya, banyak orang menyamaratakan penulisannya. Padahal fungsi gramatikalnya berbeda — satu imbuhan (bagian dari kata kerja), satu kata depan (kata terpisah).