Kalkulator tabungan
Masukkan setoran awal, setoran bulanan, suku bunga, dan jangka waktu — jumlah akhir langsung dihitung.
Berapa kali Anda ingin tahu berapa yang terkumpul dalam 10 tahun atau seberapa besar bantuan setoran bulanan rutin? Untuk itulah halaman ini dibuat.
Cara menghitung tabungan dengan setoran rutin
Jumlah akhir = P × (1+r)ⁿ + PMT × (((1+r)ⁿ − 1) ÷ r)
Di mana P adalah setoran awal, PMT setoran bulanan, r suku bunga bulanan (suku bunga tahunan ÷ 12 ÷ 100), dan n jumlah bulan menabung.
Ini disebut bunga majemuk — bunga setiap bulan ditambahkan ke pokok, dan pada bulan berikutnya bunga itu juga menghasilkan bunga lagi. Karena itu uang tumbuh secara eksponensial, bukan linear, dan waktu memegang peran besar dalam menabung.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung tabungan dengan setoran rutin?
Jumlah akhir = setoran awal dengan bunga majemuk + jumlah seluruh setoran bulanan, masing-masing dihitung bunganya sejak saat disetor hingga akhir masa menabung.
Apa itu bunga majemuk?
Bunga majemuk berarti bunga setiap periode ditambahkan ke pokok, dan pada periode berikutnya bunga itu juga menghasilkan bunga lagi — karena itu uang tumbuh secara eksponensial, bukan linear.
Apakah menabung rutin tetap bermanfaat walau jumlahnya kecil?
Ya — berkat bunga majemuk, jumlah kecil yang disetor rutin dalam jangka panjang bisa tumbuh signifikan. Waktu berperan lebih besar dalam menabung dibanding besar setoran per bulan.
Seberapa besar pengaruh jangka waktu yang lebih panjang?
Sangat besar — berkat bunga majemuk, jumlah tabungan tidak tumbuh linear seiring waktu, tapi eksponensial, sehingga beberapa tahun tambahan bisa berarti jumlah akhir yang jauh lebih besar.